Skip to main content

Kenali 5 Ciri Potensi Prestasi Anak Generasi Maju

  
Mempunyai anak yang sehat, cerdas dan kreatif adalah dambaan semua orang tua di muka bumi ini. Tapi tahukan bunda untuk mendapatkan anak yang sehat, cerdas yang kreatif tidak hanya sekedar memberi makanan yang sehat dan bergizi. Tetapi juga perlu di dukung dengan memberikan susu pendamping yang mengandung Minyak Ikan dan Omega 3 nya. 

Percayakan susu pendamping anak dengan SGM eksplor yang sesuai dengan tahap usia anak. Karena dwngan meminum 2x sehari susu SGM eksplor dapat menjadikan anak, menjadi anak yang berprestasi serta generasi maju.

Ada pun 5 Potensi Prestasi Anak Generasi Maju tersebut yaitu:

Cerdas dan Kreatif. Anak yang tumbuh dengan nutrisi dan stimulasi yang tercukupi, akan  menjadi cerdas dan kreatif, selalu bisa memecahkan permasalahan yang ada dan penuh dengan ide-ide yang mengagumkan.
Tumbuh Tinggi dan Kuat. Dengan nutrisi yang cukup, anak akan tumbuh tinggi, sehat dan kuat, hal tersebut bisa dilihat dari pertumbuhannya sejak lahir, yang mana wajib selalu ditimbang berat badan,diukur  tinggi badannya, lingkar kepala yang dicatatkan pada buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak).
Supel. Anak yang supel selalu mampu beradaptasi di lingkungan seperti apapun, tetapi tetap tidak lepas dari pengawasan orang tua agar memastikan selalu berada di lingkungan yang baik.
Mandiri. Anak yang tumbuh sehat, pastinya bisa mandiri, bisa melakukan segala sesuatu sendiri tanpa bantuan orang lain, jangan lupa beri kepercayaan kepada anak untuk bisa menjadi seperti itu.
Percaya Diri. Punya anak percaya diri itu bukan semata anak yang senang tampil di panggung atau depan banyak orang, anak yang selalu percaya akan kemampuan dirinya, yakin akan keputusan yang diambil juga merupakan ciri anak yang tumbuh dengan percaya diri.
Jadi sudahkah anak bunda konsumsi Susu SGM Ekplor? Agar menjadi anak Generasi Maju?

#mombassadorsgmeksplor
#sgmeksplor
#generasimaju


Comments

Popular posts from this blog

Pengaruh Penggunaan Gadged bagi si kecil

Di zaman sekarang kehidupan tidak terlepas dari gadged . Si kecilpun ikutan interest dengan barang milenial ini. Tapi tahukan bunda sebaiknya anak usia 0 - 24 bulan dijauhakan dari gadged. Dan untuk anak usia 3-5 tahun dibatasi penggunaan gadged hanya 1 jam sehari. Sedangkan untuk anak usia 6-12 tahun sebaiknya hanya dibatasi 2 jam sehari. Beberapa bahaya penggunaan Gadged bagi si kecil : 1.  Mengganggu pertumbuhan otak anak Sikecil usia 0 - 4 tahun adalah masa emas pertumbuhannya si kecil. Perkembangan otak anak dipengaruhi stimulasi lingkungan. . Stimulasi berlebih dari gadget (hp, internet, tv, ipad, dll) pada otak anak yang sedang berkembang, dapat menyebabkan keterlambatan koginitif, gangguan dalam proses belajar, tantrum, meningkatkan sifat impulsif, serta menurunnya kemampuan anak untuk mandiri. 2. Tumbuh kembang yang lambat Bahaya penggunaan gadget pada anak, juga membatasi gerak fisiknya. Yang membuat tumbuh kembang fisik anak menjadi terlambat. Paparan t...

Salam Kenal 😍

Assalammu^alaikum Hai Moom 😘😘😘 Perkenalkan saya Lyli. Ibu seorang anak yang cantik bernama Arabella 3y6m. Ini adalah blog perdana saya.  Berawal dari temen-temen ig rata-rata punya blog. Makanya saya coba (belajar) membuatnya Ditambah lagi saya juga seorang KUTER (kuis hunter ) disela sebagai IRT, semoga suatu saat ada rejeki dari belajar ngeblog ini 😃 Jadi sepertinya saya membutuhkan blog yang insyaallah akan saya isi tentang keseharian saya sebagai IRT yang punya BALITA, trip dan trik seputar parenting, makanan dan segala hal yang asyik buat di bikin blog 😍 Bagi mom yang mau intip-intip bisa liat ig saya @rahmiarabella boleh follow , tar saya follback Jadi saya masih mohon saran dan kritik dalam hal penulisan blog ini , maklum pendatang baru. Wassalam 😘 Bekasi 29012018

Pentingnya Sebuah Apresiasi

Sebagai orang tua, memang sangat bangga jika anak mendapatkan nilai baik, apalagi mendapatkan ranking teratas di kelasnya. Banyak orang tua yang suka memberikan hadiah kepada anaknya jika nilai-nilai mereka memuaskan. Memang tidak ada salahnya memberikan apresiasi berupa hadiah atas prestasi anak. Namun, seringkali orang tua malah lupa untuk menghargai usaha yang telah anak lakukan untuk mencapai sesuatu. Oleh sebab itu, orang tua sebaiknya selalu menitikberatkan pada usaha anak untuk mencapai prestasi, bukan pada hasil akhirnya. Sehingga, jika suatu saat nilai atau ranking anak turun, padahal sebenarnya ia pun sudah berusaha, orang tua tidak merasa dikecewakan dan malah memarahi anak. Mari tumbuhkan tekad yang kuat dalam setiap diri anak-anak kita, melalui teladan diri kita sendiri lebih dahulu. Orang tua juga harus menghargai setiap proses yang sedang terjadi dalam diri anak bila mereka telah bekerja keras dan memiliki tekad yang kuat. Anak-anak tidak akan patah semangat ket...