Skip to main content
Tipe Pola Asuh dan Pengaruhnya Bagi Si Kecil


Pola asuh merupakan bagaimana cara orangtua dalam mendidik anaknya. Dengan pola asuh yang benar maka Si Kecil akan tumbuh dan berkembang menjadi anak yang membanggakan orangtuanya.
Oleh karena itu, Bunda perlu memperhatikan bagaimana cara mengasuh Si Kecil dengan tepat.
Pilihan bunda dalam memilih pola asuh menentukan masa depan sikecil kelaknya.
Nah, berikut ada beberapa macam pola asuh serta dampak dari penerapan tersebut yang bisa Bunda terapkan salah satunya:
Univolved (Tidak Terlibat)
Ciri:
-Hubungan orangtua dan anak kurang hangat
-Rendahnya kontrol orangtua pada anak
-Orangtua cenderung menjaga jarak dengan anak
-Kurang tertarik dan terlihat pasif terhadap kehidupan anak
-Mengabaikan jika Si Kecil emosi. Namun, dalam hal ini orangtua tetap memperhatikan dan menyediakan kebutuhan dasar
, seperti pendidikan, makanan, tempat tinggal, dan lain-lain
Contoh:
Orangtua cenderung tidak peduli jika nilai anak di raport kurang bagus.
Pengaruh:
-Kepribadian anak menjadi tidak berkembang
-Cenderung kurang dewasa atau manja
-Kurang perhatian
-Bisa terhambat dalam menyesuaikan diri atau sulit beradaptasi.
-Indulgent (Permisif)
Ciri:
-Hubungan anak dengan orangtua sangat hangat
-Orangtua kurang mengontrol perilaku anak
-Orangtua sangat terlibat dalam kehidupan anak, namun cenderung bersikap lunak, dan kurang mengarahkan
-Tidak memberikan aturan yang jelas dan anak cenderung menjadi bos
Contoh:
Saat sarapan, orangtua cenderung menyajikan makanan kesukaan si anak tanpa memperhatikan nutrisinya, karena anak akan ngambek jika tidak dituruti permintaannya.
Pengaruh:
-Manja
-Kurang dewasa
-Kurang teratur
-Egois
-Mudah menyerah
-Tidak disiplin
-Percaya diri
-Kreatif
-Asertif
-Authoritative (Demokratis)
Ciri:
-Orangtua memiliki kontrol yang tinggi terhadap anak dan hubungannya sangat hangat
-Orangtua memberikan aturan yang jelas
-Bersikap tegas namun fleksibel
-Memberikan dukungan
-Melatih anak untuk mengatur dirinya sendiri/mandiri
Contoh:
Orangtua menyiapakan makanan bervariasi saat sarapan, sesuai dengan nutrisi dan kesukaan sang anak
Pengaruh:
-Ceria
-Menyenangkan
-Kreatif
-Cerdas
-Percaya diri
-Terbuka terhadap Bunda
-Tidak mudah stres
-Berprestasi baik
-Authoritarian (Otoriter)
Ciri:
-Orangtua sangat mengontrol perilaku anak, namun tidak menjaga kehangatan antara mereka
-Orangtua cenderung berperan sebagai bos
-Menuntut anak untuk patuh
-Penuh aturan dan arahan
Contoh:
Saat dewasa, orangtua memaksakan kehendaknya untuk anak menjadi seseorang atau profesi sesuai keinginan orangtua.
Pengaruh:
-Mudah cemas
-Kurang percaya diri
-Kurang komunikatif
-Sulit untuk membuat keputusannya
-Cenderung memberontak
-Mudah sedih dan tertekan
-Displin
-Mandiri
-Tanggung jawab
-Idealis
Jadi pola asuh mana yang akan Ayah dan Bunda pilih untuk diterapkan pada Si Kecil?
Sumber ; parenting n google
#sgmeksplor
#generasimaju
#mombassadorsgmeksplor

Comments

Popular posts from this blog

Pengaruh Penggunaan Gadged bagi si kecil

Di zaman sekarang kehidupan tidak terlepas dari gadged . Si kecilpun ikutan interest dengan barang milenial ini. Tapi tahukan bunda sebaiknya anak usia 0 - 24 bulan dijauhakan dari gadged. Dan untuk anak usia 3-5 tahun dibatasi penggunaan gadged hanya 1 jam sehari. Sedangkan untuk anak usia 6-12 tahun sebaiknya hanya dibatasi 2 jam sehari. Beberapa bahaya penggunaan Gadged bagi si kecil : 1.  Mengganggu pertumbuhan otak anak Sikecil usia 0 - 4 tahun adalah masa emas pertumbuhannya si kecil. Perkembangan otak anak dipengaruhi stimulasi lingkungan. . Stimulasi berlebih dari gadget (hp, internet, tv, ipad, dll) pada otak anak yang sedang berkembang, dapat menyebabkan keterlambatan koginitif, gangguan dalam proses belajar, tantrum, meningkatkan sifat impulsif, serta menurunnya kemampuan anak untuk mandiri. 2. Tumbuh kembang yang lambat Bahaya penggunaan gadget pada anak, juga membatasi gerak fisiknya. Yang membuat tumbuh kembang fisik anak menjadi terlambat. Paparan t...

Salam Kenal 😍

Assalammu^alaikum Hai Moom 😘😘😘 Perkenalkan saya Lyli. Ibu seorang anak yang cantik bernama Arabella 3y6m. Ini adalah blog perdana saya.  Berawal dari temen-temen ig rata-rata punya blog. Makanya saya coba (belajar) membuatnya Ditambah lagi saya juga seorang KUTER (kuis hunter ) disela sebagai IRT, semoga suatu saat ada rejeki dari belajar ngeblog ini 😃 Jadi sepertinya saya membutuhkan blog yang insyaallah akan saya isi tentang keseharian saya sebagai IRT yang punya BALITA, trip dan trik seputar parenting, makanan dan segala hal yang asyik buat di bikin blog 😍 Bagi mom yang mau intip-intip bisa liat ig saya @rahmiarabella boleh follow , tar saya follback Jadi saya masih mohon saran dan kritik dalam hal penulisan blog ini , maklum pendatang baru. Wassalam 😘 Bekasi 29012018

Pentingnya Sebuah Apresiasi

Sebagai orang tua, memang sangat bangga jika anak mendapatkan nilai baik, apalagi mendapatkan ranking teratas di kelasnya. Banyak orang tua yang suka memberikan hadiah kepada anaknya jika nilai-nilai mereka memuaskan. Memang tidak ada salahnya memberikan apresiasi berupa hadiah atas prestasi anak. Namun, seringkali orang tua malah lupa untuk menghargai usaha yang telah anak lakukan untuk mencapai sesuatu. Oleh sebab itu, orang tua sebaiknya selalu menitikberatkan pada usaha anak untuk mencapai prestasi, bukan pada hasil akhirnya. Sehingga, jika suatu saat nilai atau ranking anak turun, padahal sebenarnya ia pun sudah berusaha, orang tua tidak merasa dikecewakan dan malah memarahi anak. Mari tumbuhkan tekad yang kuat dalam setiap diri anak-anak kita, melalui teladan diri kita sendiri lebih dahulu. Orang tua juga harus menghargai setiap proses yang sedang terjadi dalam diri anak bila mereka telah bekerja keras dan memiliki tekad yang kuat. Anak-anak tidak akan patah semangat ket...