Skip to main content

Pentingnya Kedekatan Ibu dan Anak


Kedekatan antara orang tua dengan anaknya merupakan hal yang sangat penting dalam keluarga. Orang tua memiliki peranan yang sangat besarl untuk membangun kedekatan tersebut.

Kedekatan ini bisa diartikan sebagai sebuah hubungan yang terjalin secara timbal balik antara orang tua dengan anaknya  serta kebersamaan antara orang tua dengan anaknya, baik secara emosi maupun secara fisik.

Hal ini terjadi karena adanya hubungan batin yang terjalin antara orang tua dengan anaknya.

Ikatan batin tersebut terbentuk saat usia anak antara 0 sampai 24 bulan,  atau pada saat tahun-tahun awal usia anak. dan ikatan batin tersebut bisa terjalin dengan baik jika kebutuhan-kebutuhan si kecil dapat terpenuhi dengan baik.

Ada beberapa kebutuhan anak yang akan berpengaruh pada ikatan batin yang terjalin antara orang tua dengan anaknya, yaitu:

1. Tatapan mata

2. Sentuhan

3. Senyuman

4. Gerakan

5. Makanan

Penuhilah kelima kebutuhan anak di tahun-tahun awal usianya karena hal tersebut akan memiliki pengaruh yang besar terhadap ikatan batin yang terjalin antara orang tua dengan anak.

Salah satunya kebutuhan anak akan sentuhan orang tuanya terpenuhi saat ibu memberikan ASI kepadanya.

Saat itu ibu akan memeluk dan menatap mata si kecil. Melalui proses tersebut maka akan terbentuk ikatan batin antara ibu dengan anaknya. Anak mulai belajar percaya bahwa dunia di luar aman untuk dirinya. Dia juga mulai belajar untuk percaya kepada orang lain.

Rasa aman dan percaya kepada seseorang merupakan salah satu bekal bagi anak untuk menelusuri dunia luar.

Cara untuk meningkatkan kedekatan kepada anak

Mungkin sebagian dari anda bertanya-tanya, bagaimanakah cara untuk meningkatkan kedekatan antara orang tua dengan anak? di bawah ini adalah beberapa hal yang bisa dilakukan:

Memanfaatkan waktu liburan dengan efektif

Manfaatkanlah waktu liburan dengan sebaik mungkin. Kita bisa sebentar mengabaikan kesibukan atau rasa capek demi untuk mendekatkan hubungan emosional antara anda sebagai orang tua dengan anak-anak. lakukanlah hal-hal yang jarang dilakukan atau tidak pernah dilakukan secara bersama-sama. momen-momen seperti ini akan sangat indah dan bisa membuat hubungan yang terjalin antara orang tua dan anak-anak menjadi lebih dekat.

Dongeng

Kita bisa mendongengkan sebuah cerita kepada anak. cara ini bisa dilakukan saat waktu santai anak ataupun saat sebelum tidur. Namun yang banyak dilakukan adalah saat anak akan tidur. Melalui cara ini, anda bisa membangun hubungan yang lebih dekat terhadap anak. selain itu, dongeng juga bisa menjadi cara untuk mengenalkan nilai-nilai kebaikan kepada anak.

Melakukan komunikasi

Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin canggih membuat jarak dan aktivitas bukan penghalang untuk terjalinnya komunikasi yang baik.

Kita bisa meneleponnya atau menghubungi melalui orang yang terpercaya. Hal ini sebagai bentuk perhatian anda terhadap anak. selain itu, langkah tersebut juga bisa menjadi cara bagi anda untuk mengetahui aktivitas apa saja yang dilakukannya.

Namun yang harus diperhatikan adalah lakukan komunikasi secukupnya saja karena komunikasi yang terlalu sering justru akan membuat anak merasa selalu diawasi.

Begitu pentingnya kedekatan antara orang tua dengan anak. anak yang tidak memiliki kedekatan yang baik akan cenderung agresif, pemarah, dan memiliki rasa percaya diri yang rendah. Untuk itu, mulai sekarang bangunlah hubungan kedekatan itu dengan anak-anak kita.


#GenerasiMaju


#MombassadorSGMEksplor


#SGMEksplor

Sumber : Google

Comments

Popular posts from this blog

Pengaruh Penggunaan Gadged bagi si kecil

Di zaman sekarang kehidupan tidak terlepas dari gadged . Si kecilpun ikutan interest dengan barang milenial ini. Tapi tahukan bunda sebaiknya anak usia 0 - 24 bulan dijauhakan dari gadged. Dan untuk anak usia 3-5 tahun dibatasi penggunaan gadged hanya 1 jam sehari. Sedangkan untuk anak usia 6-12 tahun sebaiknya hanya dibatasi 2 jam sehari. Beberapa bahaya penggunaan Gadged bagi si kecil : 1.  Mengganggu pertumbuhan otak anak Sikecil usia 0 - 4 tahun adalah masa emas pertumbuhannya si kecil. Perkembangan otak anak dipengaruhi stimulasi lingkungan. . Stimulasi berlebih dari gadget (hp, internet, tv, ipad, dll) pada otak anak yang sedang berkembang, dapat menyebabkan keterlambatan koginitif, gangguan dalam proses belajar, tantrum, meningkatkan sifat impulsif, serta menurunnya kemampuan anak untuk mandiri. 2. Tumbuh kembang yang lambat Bahaya penggunaan gadget pada anak, juga membatasi gerak fisiknya. Yang membuat tumbuh kembang fisik anak menjadi terlambat. Paparan t...

Salam Kenal 😍

Assalammu^alaikum Hai Moom 😘😘😘 Perkenalkan saya Lyli. Ibu seorang anak yang cantik bernama Arabella 3y6m. Ini adalah blog perdana saya.  Berawal dari temen-temen ig rata-rata punya blog. Makanya saya coba (belajar) membuatnya Ditambah lagi saya juga seorang KUTER (kuis hunter ) disela sebagai IRT, semoga suatu saat ada rejeki dari belajar ngeblog ini 😃 Jadi sepertinya saya membutuhkan blog yang insyaallah akan saya isi tentang keseharian saya sebagai IRT yang punya BALITA, trip dan trik seputar parenting, makanan dan segala hal yang asyik buat di bikin blog 😍 Bagi mom yang mau intip-intip bisa liat ig saya @rahmiarabella boleh follow , tar saya follback Jadi saya masih mohon saran dan kritik dalam hal penulisan blog ini , maklum pendatang baru. Wassalam 😘 Bekasi 29012018

Pentingnya Sebuah Apresiasi

Sebagai orang tua, memang sangat bangga jika anak mendapatkan nilai baik, apalagi mendapatkan ranking teratas di kelasnya. Banyak orang tua yang suka memberikan hadiah kepada anaknya jika nilai-nilai mereka memuaskan. Memang tidak ada salahnya memberikan apresiasi berupa hadiah atas prestasi anak. Namun, seringkali orang tua malah lupa untuk menghargai usaha yang telah anak lakukan untuk mencapai sesuatu. Oleh sebab itu, orang tua sebaiknya selalu menitikberatkan pada usaha anak untuk mencapai prestasi, bukan pada hasil akhirnya. Sehingga, jika suatu saat nilai atau ranking anak turun, padahal sebenarnya ia pun sudah berusaha, orang tua tidak merasa dikecewakan dan malah memarahi anak. Mari tumbuhkan tekad yang kuat dalam setiap diri anak-anak kita, melalui teladan diri kita sendiri lebih dahulu. Orang tua juga harus menghargai setiap proses yang sedang terjadi dalam diri anak bila mereka telah bekerja keras dan memiliki tekad yang kuat. Anak-anak tidak akan patah semangat ket...