Skip to main content

Menu Anak Generasi Maju

Menu Sarapan Anak Generasi Maju

Memiliki anak balita memiliki tantangan tersendiri untuk mempersiapkan menu makanannya setiap hari. Itulah yang saya alami sebagai Ibu seorang anak cantik yang bernama Arabella (4y).

Memasuki usia sekolah , Arabella memiliki aktifitas yang padat yang harus diseimbangkan dengan asupan gizinya. Sebagai seorang ibu , untuk meningkatkan selera makannya saya menyiasatinya dengan membuat bekal makannya menjadi semenarik mungkin.

Diatas dapat kita lihat contoh bekal makan yang mengandung 4 sehat 5 sempurna. Sepotong roti, keju, coklat , buah-buahan dan sekotak susu UHT SGM Aktif Complinutri. Lengkap sudah menu makan anak Generasi Maju.

Dengan variasi makanan setiap hari Arabella semangat menghabiskan bekalnya di sekolah. Untuk makan siang dan makan malamnya saya juga mengusahakan kombinasi makanan sehat.  Membuat bentuk makanannya sekreatif mungkin dengan tidak lupa kombinasi 4 sehat 5 sempurna.

Untuk susu di usia pertumbihannya yang lagi aktif-aktifnya Arabella mengkonsumsi 2x sehari sekotak susu UHT SGM Aktif Complinutri rasa coklat. Yang mana SGM Aktif mengadaptasi kebaikan dari susu bubuk SGM Eksplor untuk melengkapi kebutuhan nutrisi anak kita di luar rumah. Yang sekarang tersedia dalam rasa Coklat dan Stroberi kemasan 110ml. 


SGM Aktif adalah minuman susu UHT dengan formula complinutri yang mengandung:
  1. Omega 3 & 6 untuk mendukung kreativitas dan daya pikir
  2. Zinc & Vitamin C untuk membantu menjaga daya tahan tubuh
  3. Calcium & Vitamin D untuk membantu meningkatkan kekuatan tulang dan gigi
  4. Vitamin B1,B2,B5,B6 dan B9 untuk membantu pembentukan energi

Sumber : www. sarihusada.co.id


Yuk bunda ajak si kecil minum susu 2x sehari.

.
Aku Anak SGM

#MombassadorSGMEksplor
#SGMEksplor
#GenerasiMaju,



Comments

Popular posts from this blog

Pengaruh Penggunaan Gadged bagi si kecil

Di zaman sekarang kehidupan tidak terlepas dari gadged . Si kecilpun ikutan interest dengan barang milenial ini. Tapi tahukan bunda sebaiknya anak usia 0 - 24 bulan dijauhakan dari gadged. Dan untuk anak usia 3-5 tahun dibatasi penggunaan gadged hanya 1 jam sehari. Sedangkan untuk anak usia 6-12 tahun sebaiknya hanya dibatasi 2 jam sehari. Beberapa bahaya penggunaan Gadged bagi si kecil : 1.  Mengganggu pertumbuhan otak anak Sikecil usia 0 - 4 tahun adalah masa emas pertumbuhannya si kecil. Perkembangan otak anak dipengaruhi stimulasi lingkungan. . Stimulasi berlebih dari gadget (hp, internet, tv, ipad, dll) pada otak anak yang sedang berkembang, dapat menyebabkan keterlambatan koginitif, gangguan dalam proses belajar, tantrum, meningkatkan sifat impulsif, serta menurunnya kemampuan anak untuk mandiri. 2. Tumbuh kembang yang lambat Bahaya penggunaan gadget pada anak, juga membatasi gerak fisiknya. Yang membuat tumbuh kembang fisik anak menjadi terlambat. Paparan t...

Salam Kenal 😍

Assalammu^alaikum Hai Moom 😘😘😘 Perkenalkan saya Lyli. Ibu seorang anak yang cantik bernama Arabella 3y6m. Ini adalah blog perdana saya.  Berawal dari temen-temen ig rata-rata punya blog. Makanya saya coba (belajar) membuatnya Ditambah lagi saya juga seorang KUTER (kuis hunter ) disela sebagai IRT, semoga suatu saat ada rejeki dari belajar ngeblog ini 😃 Jadi sepertinya saya membutuhkan blog yang insyaallah akan saya isi tentang keseharian saya sebagai IRT yang punya BALITA, trip dan trik seputar parenting, makanan dan segala hal yang asyik buat di bikin blog 😍 Bagi mom yang mau intip-intip bisa liat ig saya @rahmiarabella boleh follow , tar saya follback Jadi saya masih mohon saran dan kritik dalam hal penulisan blog ini , maklum pendatang baru. Wassalam 😘 Bekasi 29012018

Pentingnya Sebuah Apresiasi

Sebagai orang tua, memang sangat bangga jika anak mendapatkan nilai baik, apalagi mendapatkan ranking teratas di kelasnya. Banyak orang tua yang suka memberikan hadiah kepada anaknya jika nilai-nilai mereka memuaskan. Memang tidak ada salahnya memberikan apresiasi berupa hadiah atas prestasi anak. Namun, seringkali orang tua malah lupa untuk menghargai usaha yang telah anak lakukan untuk mencapai sesuatu. Oleh sebab itu, orang tua sebaiknya selalu menitikberatkan pada usaha anak untuk mencapai prestasi, bukan pada hasil akhirnya. Sehingga, jika suatu saat nilai atau ranking anak turun, padahal sebenarnya ia pun sudah berusaha, orang tua tidak merasa dikecewakan dan malah memarahi anak. Mari tumbuhkan tekad yang kuat dalam setiap diri anak-anak kita, melalui teladan diri kita sendiri lebih dahulu. Orang tua juga harus menghargai setiap proses yang sedang terjadi dalam diri anak bila mereka telah bekerja keras dan memiliki tekad yang kuat. Anak-anak tidak akan patah semangat ket...